Sekilas KEPULAUAN RIAU - BINTAN - 2102070 Tambelan!
Luas Wilayah : 0.000 Km2





Lokpri Tambelan yang merupakan daerah kepulauan terletak diantara 106021'00" - 107059'00" LU dan 0050'00" - 1021'00" BT. Luas wilayah Kecamatan Tambelan keseluruhan 23.665,42 km2, dengan luas daratan 169,42 km2 (0,72 %) dan luas lautan 23.496,42 km2 (99.28%). Kecamatan Tambelan terdiri dari 7 desa dan 1 Kelurahan diantaranya Desa Pengikik, Desa Mentebung, Desa Pulau Pinang, Desa Kampung Hilir, Desa Batu Lepuk, Desa Kukup, Desa Kampung Melayu dan Kelurahan Teluk Sekuni. Keadaan Geografis Wilayah Kecamatan Tambelan didominasi oleh lautan

Secara administratif batas wilayah Tambelan adalah :

    • Sebelah Utara : Kabupaten Natuna
    • Sebelah Selatan : Provinsi Bangka Belitung
    • Sebelah Barat : Laut Cina Selatan, Kecamatan Bintan Timur
    • Sebelah Timur : Provinsi Kalimantan Barat

Tambelan merupakan lokasi prioritas di Kabupaten Bintan yang memiliki jarak terjauh dengan pusat ibukota kabupaten dengan jumlah penduduk 5.417 jiwa. Lokpri Tambelan beribukota di Desa Kukup, membutuhkan waktu tempuh sekitar 24 jam bagi masyarakat untuk mencapai ibukota kabupaten yang berjarak 340 km. Berdasarkan posisinya yang berada pada perbatasan Laut Cina Selatan, Lokpri Tambelan memiliki kecenderungan pergerakan ke arah Kalimantan Barat melalui Pelabuhan Sintete dibandingkan ke Tanjung Pinang. Hal tersebut juga dapat ditunjukkan dengan ketersediaan pelayanan penyeberangan ke Kalimantan yang intensitasnya lebih banyak (seminggu 2 kali) dibanding ke Tanjung Pinang yang disinggahi kapal perintis 13 hari sekali.


Sektor perikanan merupakan basis perekonomian masyarakat di wilayah ini yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan perikanan tangkap dan juga petani kebun cengkeh. Oleh karena itu, pendapatan masyarakat Tambelan sangat bergantung pada kondisi pola pergerakan massa perairan di Laut Cina Selatan serta siklus musim angin yang sedang berlangsung. Sejumlah kecil masyarakat Tambelan juga ada yang bekerja di negara tetangga seperti Singapura atau Malaysia sebagai Asisten Rumah Tangga (ART).
Pemerataan ketersediaan sarana ekonomi di lokpri ini masih terbatas, khususnya sarana prasarana penunjang aktivitas perikanan dan sumber tenaga listrik yang belum tersedia hingga 24 jam.