Sekilas KEPULAUAN RIAU - KEP.ANAMBAS - 2105010 Jemaja!
Luas Wilayah : 81.050 Km2





Wilayah Kecamatan Subi adalah wilayah kepulauan. Ada 23 (dua puluh tiga) pulau kecil yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Subi dimana 7 (tujuh) pulau yang berpenghuni yaitu Pulau Kerdau, Jepu, Sebiang, Mambat, Panjang, Subi Besar, dan Subi kecil.

Secara administratif batas wilayah Bunguran Timur adalah :

    • Utara : Laut Cina Selatan
    • Selatan : Kecamatan Serasan
    • Barat : Kecamatan Midai
    • Timur : Kalimantan Barat

Kecamatan Subi merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Natuna. Dulunya kecamatan ini merupakan bagian dari Kecamatan Serasan, yang kemudian mekar menjadi Kecamatan Serasan Timur, Serasan dan Kecamatan Subi. Wilayah Kecamatan Subi adalah wilayah kepulauan. Luas wilayah Kecamatan Subi adalah sekitar 156,57 km2, dengan proporsi luas perairan lebih besar dari luas daratan. Penggunaan lahan pada kawasan Lokasi Prioritas Subi didominasi oleh penggunaan rawa, diikuti dengan semak belukar dan hutan rawa primer. Dengan kondisi geografis kawasan yang berupa kepulauan dan pesisir, Subi memiliki potensi yang besar dalam sektor perikanan khususnya perikanan tangkap. Komoditas perikanan yang menjadi unggulan diantaranya adalah ikan kerapu dan ikan napoleon. Namun, berdasarkan ketentuan perundang-undangan, ikan napoleon merupakan salah satu spesies yang dilindungi dari kepunahan. Pada tahun 2011, penduduk Kecamatan Subi tercatat sebanyak 2.877 jiwa yang terdiri dari 1.465 jiwa laki-laki dan 1.412 jiwa perempuan. Secara umum masyarakat lokpri Subi berprofesi sebagai nelayan. Aktivitas perekonomian disamping bertransaksi melalui penjualan ikan, ada kalanya juga melakukan transaksi ekonomi secara tradisional melalui barter (tukar-menukar komoditi). Sarana dan Prasarana dasar di Lokpri Subi belum terpenuhi secara optimal, khususnya sarana perhubungan dan utilitas dasar seperti listrik, air bersih, telekomunikasi dan jalan. Walaupun Lokpri Subi memiliki letak yang sangat strategis ditinjau dari border activity, namun pada lokpri ini belum ditemui lembaga khusus yang menangani permasalahan perbatasan negara.