Sekilas NUSA TENGGARA TIMUR - KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA - 5305024 Bikomi Nilulat!
Luas Wilayah : 0.000 Km2





Kecamatan Bikomi Nilulat kecamatan hasil pemekaran sesuai Perda No. 8 tahun 2007. Kecamatan ini memiliki luasan sebesar 82,00 km2 (8.193,7 ha) atau 3,07 persen dari luas daerah Kabupaten Timor Tengah Utara. Letak geografisnya berada di 90 27’ 30” LS - 90 31’ 00” LS dan di 1240 17’ 30” BT - 1240 22’ 30” BT. Secara administratif, batas wilayah Bikomi Nilulat adalah :
    • Utara : Sub Distrik Passabe (RDTL) dan Kecamatan Bikomi Tengah
    • Selatan : Kecamatan Miomaffo Barat dan Kecamatan Musi
    • Timur : Kecamatan Bikomi Tengah
    • Barat : Kecamatan Miomaffo Barat dan Sub Distrik Passabe (RDTL)
Kecamatan Bikomi Nilulat merupakan salah satu lokpri yang terdapat di Kabupaten Timor Tengah Utara. Beribukota di Sunkaen yag berjarak sekitar 25 km dari Kefamenanu dan 180 km dari Kota Kupang. Memiliki luas wilayah 82 km2 (sekitar 3,07% dari luas keseluruhan Kabupaten TTU). Terdapat 6 desa/kelurahan dimana seluruhnya merupakan desa perbatasan, yaitu Desa Nilulat, Tubu, Haumeni Ana, Sunkaen, Nainaban dan Inbate yang berbatasan dengan sub distrik Passabe, RDTL. Mata pencaharian mayoritas penduduk adalah petani (pertanian lahan kering dan peternakan). Jumlah penduduk usia produktif sebesar 55%, dengan rasio ketergantungan sebesar 80,73%. Terdapat tradisi-tradisi yang sampai saat ini masih dijalankan oleh masyarakat, seperi tradisi minum sopi, penyerahan hasil panen, ketaataan pemali, kerja bakti, kerajinan tenun, dan sebagainya. Interaksi dengan masyarakat RDTL di desa perbatasan sangat tinggi dengan adanya pasar perbatasan di Haumeni Ana. Selain itu interaksi perdagangan ilegal juga banyak ditemui di perbatasan lokpri ini. Kemudian interaksi kekerabatan dan kekeluargaan yang erat ditandai dengan kunjungan masyarakat kedua negara ketika kegiatan kegerejaan, kemerdekaan negara, pernikahan dan kematian. Ketersediaan sarana prasarana masyarakat cukup memadai di lokpri ini, namun terdapat kekurangan di setiap sektor. Permasalahan sarana pendidikan adalah pada persebaran lokasi sekolah yang belum merata dan ketersediaan tenaga pengajar. Begitu pula sarana kesehatan, terbatasnya peralatan dan tenaga medis. Air bersih merupakan salah satu masalah utama di lokpri ini, desa di ketinggian seperti Haumeni Ana sangat sulit ditemui air bersih. Jaringan listrik masih berupa panel surya, di kecamatan hal ini sangat menggangu karena tidak memadai untuk menjalankan kegiatan. Kondisi jaringan jalan di lokpri dan menuju lokpri beberapa dapat dilalui, namun juga di beberapa lokasi sulit ditempuh saat musim hujan karena belum dilakukan pengaspalan. Kelembagaan terkait perbatasan berada di Kecamatan, kemudian pada LKMD, BPD, dan kepala desa dan adat. Terdapat Pos Lintas Batas di Haumeni Ana yang dilengkapi dengan fasilitas CIQS.