Sekilas NUSA TENGGARA TIMUR - KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA - 5305025 Bikomi Utara!
Luas Wilayah : 0.000 Km2





Kecamatan Bikomi Utara merupakan salah satu lokpri yang terdapat di Kabupaten Timor Tengah Utara. Beribukota di Napan yang berjarak sekitar 24 km dari Kefamenanu dan 185 km dari Kota Kupang. Memiliki luas wilayah 70,7 km2 (sekitar 2,65% dari luas keseluruhan Kabupaten TTU). Terdapat 9 desa/kelurahan dimana 6 desa merupakan desa perbatasan, yaitu Desa Haumeni, Napan, Tes, Banain A, Banain B dan Banain C yang berbatasan dengan sub distrik Passabe, RDTL. Mata pencaharian mayoritas penduduk adalah petani (pertanian lahan kering dan peternakan). Belakangan ini tengah marak kegiatan penambangan terutama mangan. Jumlah penduduk usia produktif sebesar 55%, dengan rasio ketergantungan sebesar 80,53%. Tokoh masyarakat dan Hukum Adat masih berperan dalam kehidupan sehari-hari terutama pada saat terjadi konflik dan pernikahan. Interaksi dengan masyarakat RDTL di desa perbatasan cukup tinggi dengan adanya pasar perbatasan di Napan. Interaksi berlangsung baik karena hubungan kekerabatan masih sangat kuat antara warga RI dan warga RDTL. Selain itu interaksi perdagangan ilegal juga banyak ditemui di perbatasan lokpri ini. Permasalahan perbatasan selalu diselesaikan dengan perundingan adat, karena tingkat kekerabatan yang tinggi antara kedua tetua adat. Ketersediaan sarana prasarana masyarakat cukup memadai di lokpri ini, namun terdapat kekurangan di beberapa sektor. Permasalahan sarana pendidikan adalah pada kuantitas dan kualitas bangunan sekolah dan ketersediaan tenaga pengajar. Sarana kesehatan sudah cukup tersedia untuk melayani masyarakat, hanya saja beberapa bulan lalu puskesmas di Napan baru saja terbakar, dan belum digunakan hingga kini. Air bersih merupakan salah satu masalah utama di lokpri ini, hampir di seluruh desa sangat sulit ditemui air bersih. Kondisi jaringan jalan di lokpri dan menuju lokpri sudah cukup baik hanya perlu peningkatan pengaspalan di beberapa titik desa. Jaringan telekomunikasi melalui telepon seluler sangat buruk kondisinya, dimana di perbatasan terdapat risiko roaming karena sinyal telepon RDTL lebih kuat. Kelembagaan terkait perbatasan berada di Kecamatan, kemudian pada LKMD, BPD, dan kepala desa dan adat. Terdapat Pos Lintas Batas di Napan yang dilengkapi dengan fasilitas CIQS.