Sekilas NUSA TENGGARA TIMUR - BELU - 5306070 Tasifeto Timur!
Luas Wilayah : 0.000 Km2





Tasifeto Timur merupakan salah satu kecamatan perbatasan di Kabupaten Belu yang memiliki pintu lintas batas negara yaitu PLB Motaain. Secara administratif, Tasifeto Timur memiliki 12 desa dengan luas wilayah 211,37 km2. Dari 12 desa yang ada, 6 desa berbatasan langsung dengan RDTL yaitu pada Distrik Bobonaro dan Distrik Cova-Lima. Desa Silawan, Desa Tulakadi, Desa Sadi dan Desa Sarabau adalah desa yang berbatasan dengan Distrik Bobonaro sedangkan Desa Takirin dan Desa Dafala adalah desa yang berbatasan dengan Distrik Cova-lima. Pada tahun 2012, Tasifeto Timur memiliki jumlah penduduk 21.585 jiwa, yang terdiri dari 10.875 penduduk laki-laki dan 10.710 penduduk perempuan. Secara administratif, batas wilayah Tasifeto Timur adalah :
    • Utara : Selat Ombai
    • Selatan : Kecamatan Tasifeto Barat
    • Barat : Kecamatan Kakuluk Mesak, Kecamatan Kota Atambua, Kecamatan Atambua Selatan dan Kecamatan Tasifeto Barat
    • Timur : Kecamatan Tasifeto Timur, Kecamatan Lamaknen dan Kecamatan Lamaknen Selatan.
Keadaan ekonomi masyarakat Tasifeto Timur rata-rata tergolong ekonomi lemah dengan tingkat pendapatan rata-rata dibawah standar minimum daerah yaitu Rp 500.000 setiap bulan. Selain itu sebagian masyarakat Tasifeto Timur tergolong Rumah Tangga Miskin dengan mata pencarian sebagai petani. Pada Lokpri Tasifeto Timur terdapat tempat-tempat sakral (yang disakralkan) masyarakat setempat, yaitu: 1). Bukit Sadan yang merupakan bukit hutan yang berada di Desa Takirin dan 2). Hutan Wealas yang berada di Dusun Webua Desa Dafala. Tempat sakral ini merupakan tempat pemberian sesaji/berhala. Dalam bahasa di Kecamatan Tasifeto Timur tempat ini disebut Fo’o atau Lulik.