Sekilas KALIMANTAN BARAT - BENGKAYANG - 6102081 Siding!
Luas Wilayah : 0.000 Km2





Secara geografis, Kecamatan Siding terletak pada posisi 1°00’32” Lintang Utara sampai 1?17’50” Lintang Utara dan 109?56’29” Bujur Timur dan 110?10’00” Bujur Timur. Kecamatan Siding, di sebelah Utara berbatasan dengan Serawak Malaysia Timur, di sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Landak, di sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau dan di sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Seluas. Berdasarkan UU No. 9 Tahun 1999 tentang Perubahan UU No 46 Tahun 1999, dan berdasarkan surat Bupati Bengkayang Nomor : 100/0349/Pem-1 tanggal 18 maret 2003 perihal pemekaran Kecamatan Jagoi Babang, dibentuk Kecamatan baru dengan nama Kecamatan Siding dengan ibu kotanya di Siding. Selanjutnya berdasarkan Perda No 26 Tahun 2003 dan Perda No 1 tahun 2008 tentang Revisi Perda No 26 Tahun 2003 tentang pusat pemerintahan Kecamatan Siding, ibu kotanya pindah di Sebujit Desa Huli Bui. Luas wilayah Kecamatan Siding adalah sebesar 563,30 km2 atau sekitar 10,44 persen dari luas Kabupaten Bengkayang. Kecamatan Siding terbagi dalam 8 desa. Luas wilayah desa yang paling besar adalah Desa Tawang dengan luas wilayah sebesar 133,50 km2 atau sekitar 23,70 persen dari total luas Kecamatan Siding sedangkan luas desa yang paling kecil adalah Desa Sungkung I dengan luas wilayah hanya 35,55 km2 atau sekitar 6,31 persen dari seluruh luas Kecamatan Siding. Dilihat dari tekstur tanahnya, sebagian besar wilayah Kecamatan Siding memiliki tekstur tanah halus dan sedang. Selanjutnya, dilihat menurut penyebaran luas lereng, sebagian besar wilayah Kecamatan Siding masuk dalam luas lereng 0-2% dan 2-14 persen. Jenis tanah yang terdapat di wilayah Kecamatan Siding adalah jenis pedsolet merah kuning, podsol, dan latosol. Dilihat dari jarak antara ibukota kecamatan dengan ibukota desa, letak desa yang paling jauh dari ibukota adalah Desa Sinjang Permai dan yang paling dekat adalah Desa Siding. Curah hujan dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah iklim, keadaan geografi, dan pertemuan arus udara. Rata-rata curah hujan di Kecamatan Siding selama tahun 2011 mencapai 318 mm. Curah hujan sebesar ini termasuk tinggi dan hal ini dipengaruhi oleh wilayah Kecamatan Siding sebagai bagian Indonesia yang masuk dalam wilayah tropis (dengan ciri hutan tropis yang cukup lebat dan kelembaban udara tinggi). Rata-rata curah hujan yang cukup tinggi terjadi pada bulan Januari dan terendah pada bulan Agustus. Rata-rata hari hujan pada tahun 2011 di Kecamatan Siding adalah sebanyak 16 hari. Jumlah hari hujan yang paling banyak adalah pada bulan Desember dan yang paling sedikit adalah pada bulan Agustus. Hal ini dikarenakan wilayah ini layaknya daerah khatulistiwa sangat dipengaruhi oleh DKAT ( Daerah Konvergensi Antar Tropis ). Tumbuh tidak tanaman dlihat dari sisi klimatologis sangat dipengaruhi oleh hujan dan bukan oleh suhu, karena suhu setiap hari nya tinggi di daerah ini. Mati atau hidupnya tanaman dan tumbuhan bukan karena suhu, melainkan karena air. “Masa segar” (growing periode) tergantung pada jangka waktu tersedianya air dalam tanah yang dimanfaatkan oleh tanaman yang selanjutnya mempengaruhi usaha pertanian dalam kaitannya dengan penentuan mulainya musim hujan dan mulainya musim kemarau.