Sekilas KALIMANTAN BARAT - SINTANG - 6107200 Ketungau Tengah!
Luas Wilayah : 0.000 Km2





Kecamatan Ketungau Tengah terletak di antara 0º 26’ Lintang Utara serta 1º 02’ Lintang Selatan dan 111º 12’ Bujur Timur Serta 111º 44’ Bujur Timur, Batas Wilayah administrative Kecamatan Ketungau Tengah Yaitu : Senelah Utara Berbatasan dengan Serawak Malaysia ( Malaysia Timur ), Sebelah Selatan Berbatasan dengan Ketungau Hilir dan Kabupaten Sekadau, Sebelah Timur berbatasan dengan Ketungau Hilir dan Kabupaten Kapuas Hulu, dan Sebelah Barat Berbatasan dengan Kecamatan Ketungau Hulu dan Kabupaten Sekadau. Jika di Lihat Secara Administratif maka Kecamatan ketungau tengah merupakan salah satu Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga yaitu Malaysia Khusunya Negara Bagian Serawak. Kecamatan Ketungau Tengah Memiliki Luas wilayah sebedar 2,182 Km² atau 10,09 persen, merupakan Kecamatan ke dua terluas di kabupaten Sintang setelah Kecamatan Ambalau Yaitu 6.386,40 Km² atau 29,52 persen.

Kecamatan Ketungau Tengah Memiliki potensi alam yang dapat di jadikan Objek Wisata namun hingga saat ini potensi tersebut belum di manfaatkan secara maksimal. Potensi alam tersebut berupa air terjun sebanyak 7 air terjun yang tersebar di 3 Desa (Ketungau Tengah Dalam Angka 2013). Kondisi fisik dan lingkungan seperti fisiografi, geologi, iklim, hidrologi, dan tanah merupakan kelayakan tahap awal untuk dipertimbangkan karena adanya faktor kesempatan dan kendala maupun limitasi dalam rangka pengembangan kawasan perbatasan.

Curah hujan rata-rata tahunannya tinggi, yakni > 3.000 mm/tahun, dan 2 kali mengalami puncak yakni pada bulan Desember dan bulan Maret atau April ( maksimum kedua layaknya tipe hujan equinox ), dan rata-rata hujan bulanan diatas 200 mm/bln. Hal ini dikarenakan wilayah ini layaknya daerah khatulistiwa sangat dipengaruhi oleh DKAT ( Daerah Konvergensi Antar Tropis ). Tumbuh tidak tanaman dlihat dari sisi klimatologis sangat dipengaruhi oleh hujan dan bukan oleh suhu, karena suhu setiap hari nya tinggi di daerah ini. Mati atau hidupnya tanaman dan tumbuhan bukan karena suhu, melainkan karena air. “Masa segar” ( growing periode ) tergantung pada jangka waktu tersedianya air dalam tanah yang dimanfaatkan oleh tanaman yang selanjutnya mempengaruhi usaha pertanian dalam kaitannya dengan penentuan mulainya musim hujan dan mulainya musim kemarau. Mengingat kondisi curah hujan yang relatif tinggi dan merata sepanjang tahun, maka dari sisi klimatologis tidak banyak pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman.

Berdasarkan kondisi batuan penyusunannya, Kecamatan Ketungau Tengah tersusun oleh batuan yang relatif kedap air, sehingga tidak mampu menyimpan air tanah dalam jumlah yang cukup. Hal ini dapat diasumsikan bahwa di Kecamatan Ketungau Tengah juga miskin akan akuifer (lapisan batuan yang mampu menyimpan dan melalukan air tanah dalam jumlah cukup).