Sekilas KALIMANTAN UTARA - NUNUKAN - 6504130 Sebatik!
Luas Wilayah : 0.000 Km2





Kecamatan Sebatik saat ini memiliki luas 51,07 Km2 dan terdiri dari 4 desa. Kecamatan ini merupakan pemekaran kecamatan Sebatik induk (2011) yang meliputi Kecamatan Sebatik, Sebatik Timur, dan Sebatik Utara. Terkait dengan Lokpri Sebatik, maka wilayahnya akan mengacu pada kecamatan Sebatik induk yang meliputi tiga kecamatan pemekaran tersebut dan terdiri dari 12 desa seluas 104,42 Km2. Lokpri Sebatik terletak di ujung timur Kabupaten Nunukan, dan terletak di Pulau Sebatik yang terbagi dua dengan wilayah Sabah, Malaysia. Potensi utama lokpri Sebatik di bidang pertanian, perkebunan dan perikanan terutama untuk komoditas padi, sawit, pisang, kakao, ikan teri, dan udang. Di Lokpri Sebatik juga terdapat KTM Pulau Sebatik serta suaka alam laut Sebatik dengan pantai berhutan bakau pada kawasan pesisirnya. Lokpri Sebatik merupakan Lokpri yang berada di Pulau Sebatik yang masuk dalam wilayah Pemerintahan Daerah Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Di sebelah utara Lokpri ini berbatasan langsung dengan Malaysia baik darat maupun laut. Disebelah barat berbatasan dengan Lokpri Sebatik Barat, di sebelah timur dan selatan berbatasan dengan Laut Sulawesi. Posisi ini menjadikan Lokpri Sebatik sebagai daerah yang strategis dalam peta lalu lintas lokal dan antar negara. Jumlah penduduk Lokpri Sebatik pada tahun 2010 mencapai 22.054 jiwa dan merupakan kecamatan yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi di Kabupaten Nunukan, yaitu 211,20 jiwa/Km2. Pada tahun 2011 jumlah penduduk meningkat menjadi 25.855 jiwa dan 5.827 KK. Masyarakat lokpri Sebatik didominasi dari beragam etnis antara lain Bugis dan Jawa, sehingga interaksi dengan tempat asal cukup tinggi. Sarana dan prasarana pendidikan pada umumnya memadai dan memenuhi standar. Begitu pun pelayanan kesehatan. Kemudahan mendapatkan pelayanan kesehatan juga didukung karena adanya “Kartu Sehat/Kartu Peserta Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin”. Selama Tahun 2011 tercatat sekitar 99 KK yang mendapatkan fasilitas tersebut. Sarana dan prasarana transportasi untuk mencapai lokpri Sebatik cukup mudah. Dari ibukota Kabupaten Nunukan hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit mencapai pulau Sebatik dengan speedboat reguler dan dilanjutkan dengan angkutan darat ke kecmatan Sebatik. Bahkan dari dermaga di Sungai Nyamuk dapat dengan mudah mencapai Tawau yang berada di kawasan Sabah, Malaysia hanya dengan naik speed boat selama sekitar 15 menit. Angkutan reguler ini ada mulai dari pagi hingga sore hari. Tidak mengherankan jika masyarakat Sebatik memilih melakukan aktivitas ekonomi ke Tawau dibanding ke Tarakan atau kota-kota lainnya di Kalimantan Timur. Masyarakat lokpri Sebatik menjual hasil pertanian ke Malaysia melalui Tawau/Sebatik Malaysia, sedangkan kebutuhan sehari-hari seperti gula, telur, elpiji, minyak goreng, hingga daging sapi dibeli oleh masyarakat Sebatik dari Malaysia.