Sekilas PAPUA - BOVEN DIGOEL - 9413010 Jair!
Luas Wilayah : 0.000 Km2





Distrik Jair memiliki luas daerah 3.061,73 Km² dengan jumlah penduduk 23.508 jiwa. Topografi Distrik Jair umumnya datar sampai bergelombang dengan kelerengan 15 – 40 %. Struktur geologi Distrik Jair yakni endapan rawa tua, endapan rawa muda serta endapan sungai. Jenis tanah di Distrik Jair antara lain inseptisol dan entisol. Berdasarkan sektor ekonomi, Distrik Jair menitik beratkan pada perkebunan kelapa sawit. Perkebunan kelapa sawit di Distrik Jair berupa perkebunan rakyat dan perkebunan skala besar. Pola hidup sebagian besar masyarakat Jair masih pada tingkatan masyarakat meramu dengan mengandalkan hasil hutan baik berupa pohon-pohonan yang tumbuh secara liar maupun berburu binatang. Secara keseluruhan struktur ruang dan pelayanan umum di distrik ini belum memadai dan belum memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Untuk kebutuhan dasar yang meliputi fasilitas kesehatan, listrik, air bersih, fasilitas komunikasi, dan akses/ kebutuhan sarana dan prasarana masih sangat kurang. Arsitektur bangunan perumahan di Distrik Jair masih merupakan rumah panggung dan atap menggunakan rumput rumbia dan sebagian besar akses jalan Distrik Jair masih berupa tanah merah. Untuk kondisi kelembagaan pada distrik jair ialah perkumpulan warga yaitu KNPI dan PKK yang dimana untuk membahas kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan di kampung dan rencana-rencana kampung ke depannya serta mengenai perkembangan wilayah. Setiap ada permasalahan, pengambilan keputusan dilakukan secara musyawarah Distrik Jair terletak di wilayah administrasi Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua. Pusat pemerintahan terletak di Kampung Getentiri. Distrik Jair terletak di sebelah selatan Tanah Merah, ibukota Kabupaten Boven Digoel. Dari Tanah Merah ini Distrik Jair dapat dijangkau melalui jalur air dengan mengikuti aliran Sungai Digoel menggunakan speed boat sepanjang 40 mil selama 5 jam. Lokpri ini juga dapat diakses melalui transportasi darat dengan menggunakan mobil dan ojek, dimana jaraknya mencapai sejauh 165 km dan waktu tempuh sekitar 4 jam. Jalur darat yang ada belum memadai, terlebih-lebih pada saat musim penghujan, jalanan yang ada menjadi tanah berlumpur. Distrik Jair berbatasan langsung dengan Papua New Guinea. Namun, medan untuk menuju kawasan perbatasan relatif tidak mudah. Harus melewati lembah, sungai dan pegunungan.