Sekilas PAPUA - KEEROM - 9420010 Web!
Luas Wilayah : 0.000 Km2





Lokpri Web ini secara administrasi berada di Kabupaten Keerom, Papua, yang mana kampung terdekatnya berjarak sekitar 130 km dari Arso, kawasan yang saat ini masih berfungsi sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Keerom. Kampung yang terjauh di lokpri ini berjarak 194 km, yang sebagian besar menuju ke kampung ini masih harus berjalan kaki sekitar 30 km karena tidak terdapat sarana transportasi. Lokpri Web ini berada di bagian selatan Kabupaten Keerom, dan berbatasan langsung dengan negara PNG, tepatnya di Green River RLLG, Vanimo Green District, Sandaun Province. Lokpri Web ini memiliki luas wilayah 105.075,08 Ha atau sekitar 11% dari luas Kabupaten Keerom seluruhnya. Lokpri ini mempunyai kampung yang memiliki wilayah terluas, yaitu Kampung Dubu dengan luas wilayah 37.556,5 Ha atau sekitar 36% dari total luas wilayah Lokpri Web. Sementara itu, kampung dengan wilayah terkecil adalah Kampung Amgotro dengan luas wilayah 5.446,27 Ha atau sekitar 5% nya. Lokpri Web berbatasan langsung dengan PNG pada empat kampung perbatasan yaitu Kampung Yuruf; Kampung Amgotro; Kampunga Semografi; dan Kampung Embi. Koridor perbatasan di Distrik Web ini berjarak ± 30 km dari ujung utara sampai selatan. Namun secara umum, bentang alam yang membatasi antara RI-PNG di lokpri Web ini berupa hutan primer/lindung. Adapun pos lintas batas terletak di Kampung Yuuruf. Namun kondisi PLB ini masih sangat tradisional dan digunakan masyarakat pelintas batas tradisional. Lokpri Web merupakan kawasan yang deliniasinya sama dengan Distrik Web. Kawasan ini memiliki potensi pengembangan ekonomi pada sektor pertanian. Sampai dengan tahun 2011 lalu, jenis tanaman padi dan palawija yang dibudidayakan oleh masyarakat di Lokpri Web terdiri dari jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah dan keladi. Sedangkan padi, kacang kedelai dan kacang hijau belum dibudidayakan di lokpri ini. Kemudian, budidaya hortikultura sayuran yang ada meliputi cabe, ketimun, terung, kacang panjang, sawi/petsai, kangkung dan bayam. Sedangkan budidaya hortikultura buah-buahan hanya mencakup pisang, nanas, pepaya dan jeruk. Adapun luas panen seluruh jenis tanaman padi dan palawija mencapai 67,0 hektar dengan produksi sebanyak 377,1 ton, yang berarti menggoreskan produktivitas rata-rata 5,63 ton/ha (Tabel 2.8). Apabila dirinci lebih jauh, komoditas yang meraih produktivitas tertinggi adalah ubi jalar, yakni 8,2 ton/ha. Sebaliknya, kacang tanah merupakan komoditas yang paling rendah produktivitasnya, yaitu 0,85 ton/ha. Produksi padi dan palawija di Lokpri Web sebagian besar didominasi oleh komoditas keladi, dimana pangsanya mencapai 38,06%. Setelah itu diikuti oleh ubi jalar (28,27%), ubi kayu (21,22%), jagung (11,67%) dan kacang tanah (0,79%).